Berita duka ….. Disajikan oleh Abusyik

Berita duka ….Disajikan oleh Abusyik
Dalam Islam, ketika mendengar, melihat, atau membaca berita tentang seseorang meninggal dunia, seorang Muslim dianjurkan untuk beristirja’, mendoakan almarhum/almarhumah, mengambil ibrah, dan mengingat kematian.

Berikut hujjah dan doa yang bisa diamalkan.

1. Ucapan ketika mendengar berita kematian
Allah SWT berfirman:
QS. Al-Baqarah: 156
الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
Latin: Alladziina idzaa ashaabathum mushiibatun qaaluu innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun.

Artinya: “(Yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata: Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali.”

Ucapan yang dianjurkan:
إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun.

Artinya: Sesungguhnya kita milik Allah dan kepada-Nya kita akan kembali.

Ayat ini mengingatkan bahwa kehidupan dan kematian sepenuhnya berada dalam kekuasaan Allah SWT.

2. Doa untuk orang yang meninggal dunia
Jika yang meninggal laki-laki:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ
Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘aafihi wa’fu ‘anhu.

Artinya: Ya Allah, ampunilah dia,rahmatilah dia, berikanlah keselamatan kepadanya, dan maafkanlah segala kesalahannya.

Jika perempuan, ganti lahu menjadi laha.

Doa ini bersumber dari hadis riwayat Muslim tentang doa Rasulullah SAW untuk jenazah.

3. Doa ketika membaca berita kematian di WhatsApp atau media sosial
Kita dapat mengucapkan:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَأَسْكِنْهُ فَسِيحَ جَنَّاتِكَ
Allahummaghfir lahu warhamhu

wa askinhu fasiiha jannatik.

Artinya: Ya Allah, ampunilah dia rahmatilah dia, dan tempatkanlah dia di surga-Mu yang luas.
4. Mengambil hikmah dari kematian

Allah SWT berfirman:
QS. Ali Imran: 185
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ

Kullu nafsin dzaa’iqatul maut.

Artinya: “Setiap yang bernyawa akan merasakan mati.”

Kematian bukan sekadar berita tentang orang lain, tetapi pengingat bagi diri kita sendiri.

Rasulullah SAW bersabda:
أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ

Aktsiruu dzikra haadzimil ladzaat.
Artinya: “Perbanyaklah mengingat pemutus segala kelezatan (kematian).” (HR. Tirmidzi dan An-Nasa’i).

5. Narasi singkat untuk WhatsApp
Berikut ungkapan yang bisa dibagikan ketika menerima berita duka:

Pesan
إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.

Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa almarhum/almarhumah, menerima amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, menerangi alam barzakh-nya, dan menempatkannya di Jannatul Firdaus.

Bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga Allah memberikan kesabaran, ketabahan, dan kekuatan iman.

Kematian adalah pengingat bagi kita yang masih diberi kesempatan hidup.

Mari memperbaiki amal, memperbanyak istigfar, menjaga silaturahmi, dan menebar manfaat.

Sebab, yang akan kita bawa menghadap Allah bukanlah jabatan, harta, atau popularitas, melainkan iman dan amal saleh.

اللَّهُمَّ أَحْسِنْ خَوَاتِيمَنَا
Allahumma ahsin khawaatimanaa.
Ya Allah, akhirilah kehidupan kami dengan akhir yang baik (husnul khatimah).
آمِيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Pesan utamanya

Jangan hanya berhenti pada ucapan belasungkawa. Jadikan setiap berita kematian sebagai momentum untuk:
Mendoakan orang yang meninggal.
Menghibur dan menguatkan keluarga yang ditinggalkan.
Memperbaiki hubungan dengan sesama.

Memperbanyak amal jariyah.
Mempersiapkan bekal menuju akhirat.

Kematian seseorang adalah berita duka bagi yang ditinggalkan, sekaligus nasihat bagi kita yang masih diberi kesempatan hidup.

Tags :
Share :

One Response

  1. Pak Rozak adalah jamaah dan pengurus DKM Nurul iman kampung kandang Tangerang… Beliau juga aktivis FMMB dan juga aktivis PCM Pagedangan