Oleh : Suradi, SE, MM, CPS – FMMB
Bersama datang, bersama berjuang. Masjid Baitul Hikmah BSD yang berlokasi di Jl. Batam Nusaloka Tangerang Selatan menerima kedatangan Dude Rachmawan selaku Ketua Presidium Forum Masjid Musholla BSD dan sekitarnya (FMMB) 2026 beserta pengurus FMMB dan tamu undanga untuk merajut silaturahim, sharing informasi dan meningkatkan sinergitas pada Ahad sore, 9 Agustus 2026 di ruang TPQ masjid Baitul Hikmah BSD. Kedatangan ini disambut dengan saling sapa diantara peserta yang hadir.
Hadir pada kesempatan yang berharga ini Dude Rachmawan (Ketua Presidium 2026), Ardi Tiantoro (Sekretaris 1), Suradi (Baitul Hikmah BSD), Tri Gunanto (Baitul Hikmah BSD), Baktori (Al Muhajirin Ciater Permai), Nanang Y. (Sekretaris Umum), Asri Sarifudin (Ar Rohman Ciater), Zainal Hanafi (ICM Ciater), Gunawan (Al Muhajirin Katalina), Bayu (Saifillah BSD). Untuk memperlancar acara silaturahim, sharing dan sinergi para pihak ini dipandu oleh Ardi (Sekretaris 1 FMMB).
Saling berbagi informasi dan diskusi berkolaborasi. Agenda pokok dalam pertemuan ini adalah mendengar dan berbagi pengalaman penyelenggaraan Muslim Game FMMB tahun-tahun sebelumnya.

Dimulai oleh Bayu (Saifillah Sevilla BSD) sharing tentang Muslim Games 2022 di ICM dalam 1 venue untuk semua lomba, konsep festival dengan crowd. Selama 3 hari Olahraga, vibes-nya silaturahim antar Pengurus/DKM Masjid-masjid FMMB. Sponsorship lebih mudah karena ada konsep festival di 1 tempat/venue dengan keramaian jamaah/orang. Selain itu juga disampaikan beberapa lesson learnt.
Sharing pengalaman berlanjut oleh Suradi yang pernah mengemban amanah sebagai Ketua Panitia Olahraga bersama FMMB yang perdana pada 2007 dan 2008 dengan lebih banyak bermain di lapangan outdoor sesuai kondisi pada saat itu. Muslim Game sebagai tolok ukur bahwa kaderisasi & regenerasi pengurus FMMB sudah bisa berjalan. Dalam kesempatan ini juga disampaikan pentingnya pendekatan sistemik mulai people yang mengeksekusi, peserta dan para kolaborator, process yang terkait teknis mekanismenya yang acuan bersama dan equipment yang menyangkut venue, sarana dan prasarananya. Lebih jauh Nanang (sekretaris umum) menyampaikan pemikiran Dewan Presidium untuk menyelenggarakan event olahraga tunggal yaitu lari marathon. Tidak ketinggalan Gunawan juga berbagi pengalaman 2 tahun yang lalu Al Muhajirin Katalina dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Moslem Game 2024. Baktori juga mengingatkan kembali untuk kembali ke pengurus dan jamaah aktif masjid yang menjadi pesertanya dan lebih mengutamakan silaturahim. Tri Gunanto yang sering menjadi korlap membuka memori bahwa menurut sejarahnya Muslim Game hanya untuk pengurus dan jamaah aktif suatu masjid dengan hadiah sesuai kemampuannya. Acara sharing pengalaman semakin menarik ketika Zainal Hanafi yang mewakili masjid Nurul Izzah ICM yang secara prinsip siap dipercaya kembali menjadi venue Muslim Game dengan segala acaranya baik olahraga maupun pendidikan (talkshow dan ceramah qiyamulail) dan ekonomi (bazar ibu-ibu muslimah).
Asri Sarifudin (DKM Ar Rohman Ciater) mengusulkan Muslim Game tahun 2026 ini dalam bentuk yang berbeda dari Muslim Game tahun-tahun sebelumnya yaitu menyelenggarakan lari marathon dengan peserta masyarakat umum dalam skala yang lebih luas dan mengoptimalkan beberapa komunitas penggiat lari marathon. Peserta bisa berbayar.

Dari berkolaborasi menjadi program aksi. Para pihak berharap dalam silaturahim dan sharing pengalaman ini bisa saling berkolaborasi untuk menjadi program aksi. Secara umum proses mendengarkan beberapa pengalaman panitia Muslim Game tahun-tahun sebelumnya yang hasilnya semakin mengerucut dengan 3 alternatif : Pertama, hanya marathon saja. Kedua, Muslim Game dengan cabang olahraga seperti di ICM pada 2022. Ketiga, marathon dan lomba-lomba Islami saja tanpa olah raga lainnya. Beberapa alternatif ini akan dieskalasi dan dibahas lebih lanjut secepatnya untuk disepakati dan ditindaklanjuti bersama karena argo waktu terus berjalan.
Closing statement. Kegiatan ini mengaktualisasikan penting dan strategisnya berbagi pengalaman merajut pemikiran : Muslim Game 2026 sukseskan. Sebagai closing statement di penghujung acara ini adalah mari kita saling bekerja dan bekerjasama serta berkolaborasi.
Nanam padi di tengah sawah,
Nanam pohon alpukat di pekarangan.
Dengan kolaborasi yang sulit jadi mudah,
Yang berat terasa ringan
Jalan-jalan di BSD Kota Santri,
Ada taman kota yang begitu bersih.
Atas terselenggaranya silaturahim ini,
Kami ucapkan banyak terimakasih.

