Penulis : Suradi, SE, MM, CPS-FMMB
Safari Sabtu Subuh (S3) dan Halal Bihalal 1447H FMMB diselenggarakan di masjid Al Ashri Jelupang bersama Ustadz Faiz Fikri Al Fahmi, S. Kom.I., Lc., M. Hum dengan tema “Dengan Halal Bihalal Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah dan Wathaniyah”
Insight, Inspiration & Motivation masjid Al Ashri Jelupang.
Masjid Al Ashri Jelupang secara fisik semakin atraktif dan memberikan kenyamanan jamaah dalam menjalankan ibadah. Sarana dan prasarana pendukungnya seperti kubah masjid yang semakin indah dan khas. Perkembangan secara fisik ini juga diimbangi dengan semakin makmur masjidnya dan semakin makmur jamaahnya dengan hadirnya jamaah sholat berjamaah di masjid dan jamaah majlis taklim muslimah.
Ustadz Ahmad Rofe’i, S.Pd, M.Pd, C.EQL mewakili Ketua DKM Ashri Jelupang bersyukur kepada Allah dan bersholawat kepada Rasulullah serta mengucapkan selamat Idul Fitri 1447H mohon maaf lahir dan batin. Dengan semangat mengajak para jamaah untuk melihat ke atas dan nampak bangunan kubah yang lebih indah dan kondisi fisik masjid Al Ashri yang semakin representatif. Hal ini atas doa dan dukungan para jamaah dan para pihak yang telah membantu penyelesaian perbaikan masjid Al Ashri.
Lebih jauh mengungkapkan bahwa masjid Al Ashri saat ini semakin makmur masjidnya hal ini diindikasikan dengan semakin banyak jamaahnya dan semakin banyak kegiatannya. Bahkan boleh dikatakan masjid dengan 1.000 kultum karena banyaknya kajian dan atau majlis ilmu yang diselenggarakan di masjid Al Ashri ini di setiap harinya. Kehadiran jamaah S3 FMMB menjadi penyemangat dalam merajut silaturahim dan memakmurkan masjid Al Ashri terutama bagi jamaah lokal masjid Al Ashri.
Testimoni menjaring suara hati. Testimoni kali ini adalah Ustadz Ahmad Rofe’i, S.Pd, M.Pd, C.EQL. mengucapkan rasa syukur ke hadirat Allah dan terimakasih kepada panitia masjid Al Ashri, pengurus dan jamaah FMMB yang turut hadir dan berpartisipasi dalam S3 dan HBH ini. Acara yang berlangsung dengan penuh kehangatan dan kekeluargaan. Kesan yang dirasa merasa bangga dan terharu memiliki semangat kebersamaan, kekompakan dan antusias seluruh elemen masyarakat yang hadir sebagai bukti ukhuwah dan persatuan umat masih kuat di lingkungan kita.
Adapun harapan ke depan kepada FMMB semoga jamaah S3 semakin solid dan semakin maju dan terus menjadi wadah pemersatu umat dalam membangun syiar Islam, mempererat silaturahim dan melaksanakan program yang bermanfaat bagi masyarakat. Berharap kegiatan ini terus istiqomah dilaksanakan di setiap tahunnya dengan lebih baik dan lebih meriah serta membawa manfaat dan keberkahan bagi seluruh umat.
Kajian subuh bersama Ustadz Faiz Fikri Al Fahmi, S. Kom.I., Lc., M. Hum dengan tema “Dengan Halal Bihalal Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah dan Wathaniyah” dengan spiritual message berikut ini.
Approach. Berdasarkan ayat-ayat suci Al Quran dan atau Hadits yang menjadi petunjuk.
“Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah kedua saudaramu (yang bertikai) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu dirahmati.” (QS Al Hujurat 49 : 10).
Dari ‘Aisyah RA, Nabi SAW bersabda:
“Dua raka’at fajar (shalat sunnah qobliyah shubuh) lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Muslim no. 725).
Dalam tema kajian Subuh kali ini terdapat 2 kata kunci yaitu Ukhuwah Islamiyah dan Wathaniyah.
- Ukhuwah Islamiyah (Persaudaraan Islam)
- Definisi: Persaudaraan yang didasarkan pada persamaan akidah dan keimanan sesama umat Islam.
- Tujuan: Menciptakan harmoni, saling kasih sayang, dan rasa persatuan bagaikan satu tubuh.
- Prinsip: Meliputi Ta’aruf (mengenal), Tafahum (memahami), Ta’awun (menolong), dan Takaful (menjamin rasa aman).
- Ukhuwah Wathaniyah (Persaudaraan Kebangsaan)
- Definisi: Persaudaraan yang diikat oleh kesamaan tanah air, bangsa, dan negara.
- Tujuan: Mewujudkan persatuan dalam perbedaan (kebinekaan), mencegah perpecahan, dan bekerja sama membangun bangsa.
- Pentingnya: Menjadi landasan untuk berdialog dan bergaul dengan seluruh komponen bangsa tanpa memandang perbedaan agama, ras, atau bahasa.
- Implementasi: Memupuk jiwa kepedulian sosial, saling merangkul, dan menjaga keamanan sesama warga negara
Optimalkan nikmat usia. Berdasarkan hadis riwayat At-Tirmidzi dan Ibnu Majah, rata-rata umur umat Nabi Muhammad berkisar antara 60 hingga 70 tahun. Angka ini tergolong singkat dibandingkan umat terdahulu, namun Allah memberikan keistimewaan berupa pahala yang dilipatgandakan dan bonus umur. Meskipun demikian, penyebutan 60-70 tahun adalah rata-rata (kelaziman), tidak menafikkan adanya individu yang meninggal sebelum atau setelah rentang usia tersebut.
Analogi kehidupan ular dan ulat. Ulat dan ular adalah dua makhluk yang berbeda secara drastis dalam hal klasifikasi biologi, siklus hidup, dan anatomi. Ulat adalah larva serangga yang akan bertransformasi menjadi kupu-kupu/ngengat, sementara ular adalah reptil melata bertulang belakang yang hidupnya tetap sebagai ular. Meskipun berbeda, keduanya sering dikaitkan dalam analogi kehidupan: ular berganti kulit tapi karakternya sama, sedangkan ulat bertransformasi menjadi kupu-kupu yang indah dan bermanfaat.
Antara Maghfirah dan Al ‘Afwu. Maghfirah secara bahasa artinya ampunan atau maaf dari Allah SWT. Secara istilah, maghfirah berarti Allah menutupi dosa hamba-Nya dan melindunginya dari dampak buruk dosa tersebut. Ini merupakan salah satu bentuk kasih sayang terbesar Allah, sering dikaitkan dengan fase 10 hari kedua Ramadan. Maghfirah berbeda dengan al-‘afwu (maaf), maghfirah masih menampakkan bekas dosa namun pelakunya tidak dihukum, sedangkan al-‘afwu menghapus dosa sepenuhnya
Info kekinian FMMB (Presidium dan Sekretariat FMMB) :
- Rasa syukur dan ucapan terimakasih kepada pengurus DKM Al Ashri Jelupang menjadi tuan rumah penyelenggaraan S3 dan HBH 1447H FMMB sebagai media sarapan rohani dan jasmani.
- Penyelenggaraan S3 & HBH di masjid Al Ashri Jelupang semakin menghidupkan syiar dan memakmurkan masjid.
- Penganugerahan ucapan terimakasih FMMB, santunan dan momento Kitab Al Quran kepada Pengurus DKM Al Ashri Jelupang dan momento sajadah kepada narasumber Ustadz Faiz Fikri Al Fahmi, S. Kom.I., Lc., M. Hum
Dalam kesempatan yang berharga ini ketika berkumpul para utusan masjid dan musholla BSD dan sekitarnya menjadi momentum stretegis untuk membangkitkan semangat juang umat melalui pembacaan puisi berjudul “Shaf Umat di Ujung Temaram” karangan Nurudin Hery Kustanto (ENHAKA) yang dibacakan oleh Djindar Rohani dengan narasi berikut ini.

SHAF UMAT DI UJUNG TEMARAM
Langit pecah dihujam kilat baja
Bumi gemetar dalam cengkeraman taring Zionis yang haus nyawa
Di sana, di garis api Iran, angkara kapitalis imperialis berseragam Trump yang sakit jiwa menyeringai, memeras darah menjadi pundi-pundi dalam pesta pora tirani yang beringas
Udara berbau mesiu dan amis pengkhianatan; seolah dunia sedang diseret paksa ke liang lahat oleh tangan-tangan serakah yang tak pernah kenyang
Tak ada ruang untuk sekadar berbisik, hanya ada gelegar kehancuran yang menyalak di depan mata, merobek kedaulatan dengan keangkuhan yang mencekam
Lihatlah betapa tragisnya : tanah-tanah Arab yang bermahkotakan minyak dan permata, kini merintih tertatih dalam ketakutan dan kehinaan yang nyata
Kekayaan tak lagi bermakna saat peluru tak mengenal kasta; kemewahan itu luruh menjadi debu di bawah kaki dentuman mesiu yang membabi buta
Mengapa kita masih saling memunggungi dalam prasangka?
Mengapa shaf kita compang-camping saat serigala sudah di ambang pintu siap memangsa?
ungguh, jika kita tetap bercerai-berai, kita hanyalah kerumunan lemah yang menunggu giliran untuk ditindas
Namun jika satu barisan ini mengunci bahu, takkan ada yang berani menjamah meski hanya seujung debu dari kemuliaan kita
Wahai saudara seiman, sudahi segala sengketa
Peluklah kembali ukhuwah yang layu di persimpangan ego kita
Bukankah kita rindu sujud tanpa rasa takut?
Bukankah kita rindu melihat anak-anak Palestina dan seluruh penjuru ummat tersenyum tanpa bayang-bayang ketakutan dan kematian?
Kembalilah merapat, satukan detak jantung dalam satu doa yang menembus langit
Sebab pada akhirnya, bukan senjata yang akan menyelamatkan kita
Melainkan ketulusan hati yang saling menggenggam—memastikan bahwa tidak ada lagi satu pun saudara kita yang menangis sendirian di kegelapan malam
Sekarang mari bergandeng tangan ke dalam dekapan persatuan, sebelum waktu benar-benar menutup pintu karena kita suka beradu ego dan keangkuhan
(enhaka.8.4.26)
Di penghujung acara S3 dan HBH FMMB ditutup dengan doa bersama dilanjutkan dengan foto bersama untuk dokumentasi dan publikasi kemudian saling bersalaman. Usai bersalaman para jamaah melanjutkan dengan sholat syuruq kemudian menikmati hidangan sarapan bersama dan ramah tamah saling silaturahim, sharing dan membangun sinergitas di teras masjid dengan penuh kekeluargaan antar masjid dan FMMB serta organisasi Islam yang berkesempatan hadir. Dalam acara ramah tamah ini jamaah juga dihibur dengan seni hadrah muslimah masjid Al Ashri Jelupang.

Kerlap-kerlip bintang di malam hari bertaburan, hanya satu yang terlihat indah.
Hadir S3 & HBH di masjid Al Ashri yang menjadi pilihan, nambah ilmu dan berkah.
BSD … Kota Santri. FMMB …. Berkah Manfaat. Al Ashri …. Makmur.
Allahu akbar. Allahu akbar. Allahu akbar

